Infeksi Jamur (Tinea) di Kulit
Billy N. <billy@konsulsehat.web.id>
Kulit berjamur adalah penyakit yang identik dengan ‘jorok’. Namun sebenarnya, kulit berjamur belum tentu diakibatkan oleh hidup yang jorok. Ada berbagai macam infeksi jamur di kulit, namun kali ini kita akan membahas mengenai infeksi jamur yang disebabkan oleh Tinea, yang dapat menyerang bukan hanya kulit, tetapi juga kuku.
Tinea adalah salah satu infeksi jamur yang paling sering menyerang masyarakat. Tinea memiliki ciri khas dengan adanya keluhan kulit yang menyerupai adanya cacing di bawah kulit, namun sebenarnya tidak ada cacing di bawah kulit. Gambaran infeksi Tinea di kulit adalah seperti cincin kemerahan & meradang yang di tengah cincin tersebut ada kulit yang terlihat sehat. Infeksi tinea juga biasanya disertai rasa gatal, terutama saat berkeringat.
Seseorang dapat terkena infeksi Tinea di kulitnya dikarenakan tertular karena bersentuhan dengan orang lain yang sudah terlebih dahulu terinfeksi Tinea, atau menyentuh permukaan suatu benda yang lembab (tempat hidup favorit jamur) di tempat umum (misalnya WC umum). Seseorang juga dapat tertular dari binatang peliharaan mereka, seperti anjing, kuncing, atau ternak.
Tinea dapat menyerang banyak bagian tubuh, dari mulai kulit kepala, pundak, dada, perut, lengan, tangan, selangkangan, sela-sela jari kaki, sampai kuku tangan & kaki. Ada ciri khas untuk infeksi Tinea di kulit kepala, yaitu hilangnya rambut di kulit yang terinfeksi. Read the rest of this entry »
